Berita Obat Terkini :
Powered by Blogger.
Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Manfaat Beras Merah, Coklat, dan Padi Liar

Manfaat Beras Merah, Coklat, dan Padi Liar, Sebenarnya, tidak ada yang salah dari kebiasaan makan nasi. Kendati demikian, menurut studi tahun 2012 dari peneliti asal Harvard, orang yang makan nasi putih lebih sering memiliki risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi daripada mereka yang lebih jarang. Karena itulah, para peneliti menyarankan untuk mengganti nasi putih dengan nasi coklat yang merupakan biji-bijian utuh dengan kandungan serat yang lebih banyak, serta dapat mengurangi risiko diabetes.

Ada banyak varietas beras yang memiliki manfaat serupa dan dapat dicoba, antara lain beras hitam, cokelat, bahkan padi liar. Berikut manfaat dari ketiganya.

Beras merah
Beras merah dikenal juga dengan istilah beras ungu atau beras hitam. Menurut sebuah studi, beras merah mengandung kadar antioksidan yang lebih tinggi daripada bluberi atau brokoli.

Beras merah merupakan beras yang pada aleuronnya mengandung gen yang memproduksi antosianin yang merupakan sumber warna merah atau ungu. Jika dibandingkan dengan beras putih, kandungan karbohidrat beras merah lebih rendah, namun menurut penelitian, nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih. Selain itu, beras merah lebih kaya serat dan protein.

Kendati demikian, beras merah berbeda dengan ragi beras merah, bahan utama dari suplemen penurun kolesterol.

Padi liar
Jika beras putih dan beras merah termasuk dalam bergenus Oryza, maka padi liar termasuk ke dalam genus Zizania, meskipun masih dalam satu suku Oryzeae. Padi liar dijumpai di air dangkal dan aliran yang mengalir perlahan.

Padi liar mengandung protein, serat, potasium, magnesium, dan niasin yang lebih tinggi dari beras coklat dan 30 kali lebih tinggi kandungan antioksidannya dibandingkan beras putih. Sejatinya, padi liar tidak menghasilkan beras, namun biji-bijian dari rerumputan semiakuatik.

Beras coklat
Beras coklat adalah beras yang hanya dihilangkan sekamnya, namun tidak dipoles menjadi beras putih. Beras coklat dan beras putih memiliki kandungan kalori, protein, dan lemak yang sama seperti beras putih. Hanya saja, beras coklat lebih banyak kandungan seratnya sehingga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah.

Fitonutrien dalam beras coklat berkaitan dengan penurunan risiko kanker, diabetes, dan penyakit jantung. Karena merupakan biji utuh, lemak dari beras coklat bisa membusuk, maka penyimpanannya pun perlu di tempat yang kering dan sejuk untuk memperlama usianya.
komentar | | Selengkapnya...

Jangan Katakan Ini Pada Anak

Jangan Katakan Ini Pada Anak, Maksud hati ingin mendidik anak supaya lebih disiplin, kuat dan bersikap baik di muka umum akan tetapi kok hasilnya selalu gagal. Sebenarnya kata-kata yang Anda pilih itu memengaruhi anak buat mematuhi Anda atau justru mengacuhkan.

"Jangan nangis"
Variasi kalimat yang lain: "Jangan sedih." "Jangan cengeng." "Jangan takut." Tapi anak-anak balita saat marah, takut, kesal pun menangis. Mereka tidak bisa selalu mengartikulasikan perasaan mereka dengan kata-kata. "Hal yang sangat wajar bagi orang tua ingin melindungi anak dari perasaan seperti itu," kata Debbie Glasser, Ph.D., direktur, Family Support Services di Mailman Segal Institute for Early Childhood Studies, Nova Southeastern University, Fort Lauderdale, AS. "Tapi mengatakan jangan tidak membuat anak merasa lebih baik, dan dapat juga mengirim pesan bahwa emosinya sesuatu yang terlarang."

Sebagai gantinya Anda bisa mengatakan, "Kamu sedih tidak diajak bermain oleh Bayu?" atau "Kamu marah mainanmu direbut?" Dengan menamai perasaan, anak Anda akan belajar memberinya kata-kata untuk mengekspresikan dirinya. Sekaligus tanpa sadar mengajarkannya buat berempati. Pada akhirnya, dia akan menangis lebih sedikit dan menggambarkan emosinya sebagai gantinya.

"Coba contoh kakakmu/adikmu"
Mungkin tampak membantu jika anak Anda dapat melihat contoh nyata dari saudara kandungnya atau teman. "Rara pintar yah, bisa pake sepatu sendiri." Anak-anak berkembang dengan fasenya sendiri. Membandingkan anak Anda kepada orang lain menyiratkan bahwa Anda tak menginginkannya serta merusak kepercayaan dirinya. Sebaliknya, dorong prestasi dia saat ini: "Wow, kamu mencuci tangan sebelum makan tanpa mama minta, hebat!" Ingat membandingkan dengan saudaranya hanya akan memicu kekesalan dan membakar perasaan iri. Jangan heran kalau Anda justru dibuat pusing dengan pertengkaran mereka tiap hari.

"Berhenti atau mama pukul!"
Dalam mendisiplinkan anak, ancaman itu jarang efektif. Anda mengancam dengan peringatan seperti "Ayo berani ulangi lagi, Mama pukul!" Cepat atau lambat anak akan belajar bahwa ancaman itu tak pernah terjadi. Akhirnya ancaman Anda kehilangan kekuatannya. Lebih buruk lagi justru membuat Anda tambah frustasi, akhirnya malah memukul. Akan lebih efektif  jika melakukan pengalihan. Caranya  dengan membawa anak pergi dari situasi tersebut.

Misalnya, ia mengamuk di toko mainan karena tidak diturutin kemauannya. Daripada Anda bereaksi dengan membentak, mengancam, melotot, langsung saja ambil tindakan dengan menggendong anak Anda keluar dari toko, bawa ke tempat lain, lakukan time out setelah tenang beri pengertian. Cara ini terbukti lebih efektif.

"Tunggu sampai Ayah pulang!"
Pengasuhan tipe ini adalah jenis lain dari tipe mengancam. Seperti halnya mengancam, cara  ini tidak efektif. Bila Anda ingin pesan Anda sampai pada anak, disiplin harus dilakukan saat itu juga, bukan nanti. Saat anak Anda berulah, bersikap tidak baik, langsung beri konsekunsinya. Disiplin yang ditunda tidak mengajarkan konsekuensi tindakan salah pada anak. Kemungkinan besar yang terjadi saat si ayah pulang, anak Anda sudah lupa kejadian yang tadi. Akibat buruk lainnya, bila ini sering Anda lakukan, Anda akan kehilangan otoritas di mata anak Anda.
komentar | | Selengkapnya...

Pencegahan Keracunan Secara Umum

Pencegahan Keracunan Secara Umum, Keracunan adalah keadaan darurat yang diakibatkan masuknya suatu zat atau makanan kedalam tubuh melalui berbagai cara, seperti melalui saluran pencernaan, saluran pernafasan, atau melalui kulit (Iskandar Junaidi, 2011:55). Di Indonesia sering terjadi kasus keracunan, mulai dari keracunan makanan, zat kimia hingga keracunan gas. Tidak jarang kasus keracunan ini berujung pada kematian. Berikut ini cara pencegahan keracunan secara umum.


  • Jangan pilih, membeli, dan memakan makanan kedaluwarsa, berjamur, rusak atau membusuk.
  • Simpan makanan pada suhu rendah (dalam kulkas) untuk bahan makanan yang mudah rusak. Untuk bahan yang tidak mudah rusak (awet), cukup simpan di dalam lemari biasa, asal bebas tikus, mudah dibersihkan, jauh dari bahan kimia, dan keluarkan berdasarkan prinsip FIFO (first in first out).
  • Masak makanan secara sempurna.
  • Jangan membiarkan makanan berada terlalu lama di tempat terbuka karena memperbesar kemungkinan tercemar mikroorganisme (apalagi untuk makanan yang setengah matang, yang harus juga ditutup rapat untuk menghindari kontaminasi).
  • Jangan lupa memanaskan masakan lama dengan benar-benar matang agar sebagian besar bakteri dan jamur mati!
  • Sebaiknya sayuran hijau tua dimasak segar, untuk mencegah Fe-nya teroksidasi menjadi Fe2 O3 yang kurang sehat bagi tubuh.
  • Hati-hati dengan durian! Karena secara bersamaan mengandung KH, lemak, dan protein tinggi, durian (atau aromanya) sering menyebabkan keracunan (minimal pusing-pusing). Jangan berikan durian kepada orang yang menderita gangguan ginjal. Hal ini sangat berbahaya. Antidot keracunan durian adalah larutan air garam yang diaduk di cangkang dalam durian yang baru dimakan tadi, lalu diminumkan kepada orang yang keracunan.
  • Hati-hati leptospira. Anda suka minum minuman kaleng langsung dan tutup aluminiumnya? Atau minum soft drink langsung dari botolnya. Sebaiknya cuci dulu dengan air permukaannya agar kuman leptospira yang mungkin ada dari sisa air seni tikus hilang. Kontaminasi ini mungkin terjadi pada penyimpanan botol minuman di dalam gudang. Leptospira mampu bertahan berminggu-minggu di alam bebas dan dapat menyebabkan leptospirosis yang menyebabkan demam tinggi, nyeri otot betis hebat, serta memicu gagal ginjal, hati atau jantung yang dapat menyebabkan kematian!
  • Minum susu secara teratur. Terlebih bagi kita yang hidup di kota metropolitan ini karena setiap hari mengisap asap knalpot kendaraan bermotor yang mengandung timbal atau aromatik seperti benzene. Atau bagi Anda yang bekerja di pabrik-pabrik yang berkutat dengan racun atau limbah. Albumin dalarn susu membantu menawarkan racun-racun tersebut.
  • Hati-hati terhadap sindroma mabuk adaptasi tempat baru. Sering kali kita bepergian dan tiba di suatu daerah yang kita belum tahu kondisi air dan makanannya.

Jika curiga dengan kebersihan air dan makanan di daerah tersebut, lakukan hal berikut ini.

  • Hanya minum dan sikat gigi, membuat es batu dan mencuci sayur buah menggunakan air mineral.
  • Masak air matang-matang terlebih dulu jika hendak diminum atau digunakan untuk memasak.
  • Pesanlah minuman tanpa menggunakan es batu (sebab banyak es batu dibuat dari air mentah).
  • Jangan makan sayur-sayuran mentah (termasuk salad).
  • Jangan memesan daging setengah matang (pesanlah yang well-done).
  • Jangan memakan daging atan kerang mentah
  • Jangan makan makanan yang dipajang di buffet dalam waktu lama.
komentar | | Selengkapnya...

Penyebab Sembelit Yang Paling Umum

Penyebab Sembelit Yang Paling Umum,  Idealnya, kita buang air besar (BAB) setiap hari. Namun, ini tidak bisa dijadikan patokan umum untuk semua orang. Sebagian orang memang memiliki jadwal BAB rutin setiap pagi. Sebagian orang tidak memiliki jadwal rutin. Kadang hanya dua hari sekali. Sekalipun tidak rutin dan tidak setiap hari, kondisi ini tidak bisa disebut sebagai sembelit. Sebagai ukuran gampang, seseorang dikatakan mengalami konstipasi jika dalam seminggu ia hanya BAB dua kali atau kurang; tinjanya keras, sampai harus mengejan kuat saat BAB.

Penyebab sembelit yang paling umum, antara lain:

Kurang bergerak.
Aktivitas fisik bisa merangsang usus aktif bergerak. Jika kita jarang bergerak, usus juga akan kurang banyak bergerak sehingga ampas makanan juga lebih lama tertahan di usus besar. Aktivitas fisik ini tak terbatas pada olahraga seperti joging, bersepeda, badminton, atau berenang. Berjalan kaki dari rumah atau kantor menuju angkutan umum, berkebun, atau membersihkan rumah pun termasuk kategori aktivitas fisik yang bisa merangsang gerakan usus.

Kurang serat dan cairan. 
Serat dan cairan diperlukan oleh usus untuk membentuk feses yang lembek dan mudah dikeluarkan. Jika seseorang kekurangan keduanya, feses menjadi keras dan susah dikeluarkan.

Perubahan hormonal.
Ini misalnya terjadi pada ibu hamil. Selain akibat perubahan hormonal, sembelit pada ibu hamil bisa juga terjadi akibat tekanan kandungan yang membesar terhadap usus. Perubahan hormonal tubuh saat mengalami stres dan depresi juga bisa memicu sembelit.

Kebiasaan menunda BAB. 
Kebiasaan menahan keinginan BAB akan menyebabkan feses tertahan di usus besar lalu volumenya membesar dan menjadi kering sehingga memblokade jalan di usus besar. Akibatnya antrean feses akan akan lebih lama tertahan di sana. Selain itu, kebiasaan menunda “acara ke belakang” juga bisa membuat usus besar menjadi malas bergerak sehingga bisa menyebabkan sembelit.

Pemakaian obat tertentu, misalnya obat penenang. 
Obat ini biasa diresepkan untuk pasien yang mengalami kecemasan. Bukan hanya obat penenang, obat antisembelit pun bisa menyebabkan sembelit jika dipakai terlalu sering. Kok bisa? Obat antisembelit (istilah lokalnya, pencahar) merangsang usus besar bergerak mendorong feses keluar. Jika pemakaiannya terlalu lama, misalnya terus-terusan dalam waktu sebulan, usus akan mengalami ketergantungan dan malas bergerak kalau tidak dibantu oleh obat. Itulah sebabnya, obat antisembelit sebaiknya hanya digunakan sebagai pertolongan pertama.

Kondisi sakit tertentu. 
Sembelit pada umumnya tidak berbahaya, tapi ada kalanya ia merupakan gejala dari penyakit lain yang serius, misalnya penyumbatan pada usus, tumor usus, dan sebagainya.

Makanan tertentu. 
Pada bayi, misalnya, jenis susu formula tertentu bisa menyebabkan sembelit. Perubahan makanan dari ASI ke makanan padat juga bisa menyebabkan sembelit pada bayi. Banyak makan buah yang rasanya kelat (misalnya salak yang rasanya sepat, pisang yang belum cukup matang), atau minum teh kental yang sepat juga bisa menyebabkan sembelit. Rasa sepat pada buah atau daun berasal dari komponen tanin yang dalam jumlah banyak bisa menyebabkan konstipasi.
komentar | | Selengkapnya...

Fungsi, Tugas Dan Wewenang BPJS

Fungsi, Tugas Dan Wewenang BPJS, Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (UU BPJS), secara tegas menyatakan bahwa BPJS yang dibentuk dengan UU BPJS adalah badan hukum publik. BPJS yang dibentuk dengan UU BPJS adalah BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Kedua BPJS tersebut pada dasarnya mengemban misi negara untuk memenuhi hak konstitusional setiap orang atas jaminan sosial dengan menyelenggarakan program jaminan yang bertujuan memberi kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Penyelenggaraan jamianan sosial yang adekuat dan berkelanjutan merupakan salah satu pilar Negara kesejahteraan, disamping pilar lainnya, yaitu pendidikan bagi semua, lapangan pekerjaan yang terbuka luas dan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkeadilan.

Mengingat pentingnya peranan BPJS dalam menyelenggarakan program jaminan sosial dengan cakupan seluruh penduduk Indonesia, maka UU BPJS memberikan batasan fungsi, tugas dan wewenang yang jelas kepada BPJS. Dengan demikian dapat diketahui secara pasti batas-batas tanggung jawabnya dan sekaligus dapat dijadikan sarana untuk mengukur kinerja kedua BPJS tersebut secara transparan.

FUNGSI
UU BPJS menetukan bahwa BPJS Kesehatan berfungsi menyelenggarakan program jaminan kesehatan. Jaminan Kesehatan menurut UU SJSN diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dan prinsip ekuitas, dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh manfaat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.

BPJS Ketenagakerjaan menurut UU BPJS berfungsi menyelenggarakan 4 program, yaitu program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kematian.

Menurut UU SJSN program jaminan kecelakaan kerja diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial, dengan tujuan menjamin agar peserta memperoleh manfaat pelayanan kesehatan dan santunan uang tunai apabila seorang pekerja mengalami kecelakaan kerja atau menderita penyakit akibat kerja.

Selanjutnya program jaminan hari tua diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial atau tabungan wajib, dengan tujuan untuk menjamin agar peserta menerima uang tunai apabila memasuki masa pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Kemudian program jaminan pensiun diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial atau tabungan wajib, untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak pada saat peserta kehilangan atau berkurang penghasilannya karena memasuki usia pensiun atau mengalami cacat total tetap.

Jaminan pensiun ini diselenggarakan berdasarkan manfaat pasti.
Sedangkan program jaminan kematian diselenggarakan secara nasional berdasarkan prinsip asuransi sosial dengan tujuan untuk memberikan santuan kematian yang dibayarkan kepada ahli waris peserta yang meninggal dunia.

TUGAS
Dalam melaksanakan fungsi sebagaimana tersebut diatas BPJS bertugas untuk:
Melakukan dan/atau menerima pendaftaran peserta;
Memungut dan mengumpulkan iuran dari peserta dan pemberi kerja;
Menerima bantuan iuran dari Pemerintah;
Mengelola Dana Jaminan Sosial untuk kepentingan peserta;
Mmengumpulkan dan mengelola data peserta program jaminan sosial;
Membayarkan manfaat dan/atau membiayai pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan program jaminan sosial; dan
Memberikan informasi mengenai penyelenggaraan program jaminan sosial kepada peserta dan masyarakat.

Dengan kata lain tugas BPJS meliputi pendaftaran kepesertaan dan pengelolaan data kepesertaan, pemungutan, pengumpulan iuran termasuk menerima bantuan iuran dari Pemerintah, pengelolaan Dana jaminan Sosial, pembayaran manfaat dan/atau membiayai pelayanan kesehatan dan tugas penyampaian informasi dalam rangka sosialisasi program jaminan sosial dan keterbukaan informasi.

Tugas pendaftaran kepesertaan dapat dilakukan secara pasif dalam arti menerima pendaftaran atau secara aktif dalam arti mendaftarkan peserta.

WEWENANG 
Dalam melaksanakan tugasnya sebagaimana diamksud di atas BPJS berwenang:
Menagih pembayaran Iuran;
Menempatkan Dana Jaminan Sosial untuk investasi jangka pendek dan jangka panjang dengan mempertimbangkan aspek likuiditas, solvabilitas, kehati-hatian, keamanan dana, dan hasil yang memadai;
Melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas kepatuhan peserta dan pemberi kerja dalam memanuhi kewajibannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan jaminan sosial nasional;
Membuat kesepakatan dengan fasilitas kesehatan mengenai besar pembayaran fasilitas kesehatan yang mengacu pada standar tarif yang ditetapkan oleh Pemerintah;
Membuat atau menghentikan kontrak kerja dengan fasilitas kesehatan;
Mengenakan sanksi administratif kepada peserta atau pemberi kerja yang tidak memenuhi kewajibannya;
Melaporkan pemberi kerja kepada instansi yang berwenang mengenai ketidakpatuhannya dalam membayar iuran atau dalam memenuhi kewajiban lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan
Melakukan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka penyelenggaraan program jaminan sosial.

Kewenangan menagih pembayaran Iuran dalam arti meminta pembayaran dalam hal terjadi penunggakan, kemacetan, atau kekurangan pembayaran, kewenangan melakukan pengawasan dan kewenangan mengenakan sanksi administratif yang diberikan kepada BPJS memperkuat kedudukan BPJS sebagai badan hukum publik.
komentar | | Selengkapnya...

Presiden Luncurkan BPJS Kesehatan

Presiden Luncurkan BPJS Kesehatan, Kedatangan Presiden beserta rombongan akan disambut dengan persembahan tari Selamat Datang “Pangbagea” yag dipersembahkan oleh sanggar tari Catrik Palagan. Dalam acara tersebut, Presiden SBY akan menyaksikan penyerahan secara simbolis yang diserahkan oleh Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan berupa 2 unit ambulan, masing-masing kepada RSUD Soreang dan RSUD Garut. Kemudian bantuan Gedung Askes Center kepada RSUD Cianjur dan RSUD Ciamis.

Selanjutnya acara akan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh Direktur Utama PT Askes dr. Fahmi Idris yang diiringi oleh show up kesiapan Duta Askes menuju BPJS Kesehatan. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh Direktur Utama BUMN dalam rangka BUMN sebagai motor penggerak perluasan peserta BPJS Kesehatan.

Sebelum memberikan sambutan, Presiden SBY akan menyerahkan secara simbolis Kartu Peserta BPJS Kesehatan kepada perwakilan penerima. Dan usai sambutan, Presiden akan melakukan penekanan tombol sirene sebagai tanda peluncuran BPJS yang diiringi dengan pelepasan balon udara logo BPJS Kesehatan.

Presiden direncanakan akan melakukan dialog dengan masyarakat yang pernah, dan sedang menggunakan jaminan kesehatan (PJKMU/Jamkesda Askes, dan Askes Sosial). (Humas Setkab/ES)
komentar | | Selengkapnya...

Begini Cara Virus Corona Menyerang

Begini Cara Virus Corona Menyerang, Isu kesehatan perlu diwaspadai oleh calon jamaah yang akan pergi ke Arab Saudi. Salah satunya adalah tentang bahayanya virus Corona. Sama seperti virus yang menyerang pernapasan lainnya, virus Corona sangat mudah menyebar melalui udara. Gejalanya bisa berupa flu biasa hingga infeksi saluran pernapasan bawah atau radang paru. Virus ini termasuk baru dan hingga kini belum ditemukan vaksin untuk mencegahnya. Namun, virus ini cepat menghilang di udara.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Lingkungan Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan, virus ini telah memakan belasan korban, meski bukan dari Indonesia. “Tapi tetap saja perlu diwaspadai, untuk itu jamaah harus melakukan pencegahan,” katanya, dalam siaran pers, beberapa waktu lalu. Salah satu bentuk pencegahan yang perlu dilakukan, menurutnya, adalah selalu melakukan perilaku hidup bersih dan sehat. “Masker juga bisa dipakai,” ujarnya.

Virus Corona yang menjadi buah bibir ini, adalah MERS–CoV,singkatan dari Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus. MERS-CoV adalah penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus Corona yang menyerang saluran pernapasan mulai ringan sampai yang berat. Gejalanya adalah demam, batuk dan sesak nafas hingga yang bersifat akut.

Virus ini merupakan jenis baru dari kelompok Coronavirus (Novel Corona Virus). Virus ini pertama kali dilaporkan pada bulan September 2012 di Arab Saudi. Ada sekitar 24 kasus yang dilaporkan, dari orang yang pergi ke Arab Saudi kemudian pulang ke negaranya dan menularkannya pada beberapa penduduk setempat. Dari sejumlah kasus itu, 16 orang dilaporkan meninggal dunia.
komentar | | Selengkapnya...

Apa itu Coronavirus

Apa itu Coronavirus, Kata “Corona” berasal dari bahasa Latin yang artinya “crown” atau mahkota. Ini sesuai dengan bentuk Coronavirus itu sendiri yang kalau dilihat dengan mikroskop nampak seperti mahkota (Gambar bawah). Bentuk mahkota ini ditandai oleh adanya “Protein S” yang berupa sepatu, sehingga dinamakan “spike protein”, yang tersebar disekeliling permukaan virus (tanda panah). “Protein S” inilah yang berperan penting dalam proses infeksi virus terhadap manusia.

Coronavirus adalah virus yang berbentuk bulat dan berdiameter sekitar 100-120 nm. Karena itu, pencegahan infeksi Coronavirus akan efektif bila menggunakan masker yang berpori-pori lebih kecil dari 100 nm.

Virus ini pertama kali diisolasi pada tahun 1965, dari cairan hidung seorang anak yang menampakan gejala pilek (common cold), yang biasanya disebabkan oleh infeksi Rhinovirus atau virus Influenza. Dan, kenyataannya, memang sulit sekali membedakan antara gejala infeksi Rhinovirus, virus Influenza dan Coronavirus.

Ini juga merupakan kendala untuk menentukan virus penyebab SARS. Karena bila sesuatu virus ditemukan dari pasien yang bukan pengidap SARS dan itu dinyatakan sebagai penyebab SARS akan mengakibatkan kesalahan yang fatal. Artinya, seleksi pasien merupakan hal yang sangat penting untuk penentuan virus penyebab SARS.

Virus ini memiliki RNA positive sebagai genomnya, dan biasanya sering disebut virus RNA. Mutasi virus terjadi pada saat replikasi dan virus RNA bermutasi sekitar 1 juta kali lebih cepat dari pada virus DNA. Kalau virus DNA mempunyai kecepatan mutasi 10-8 sampai 10-11 nukleotida setiap kali proses replikasi, virus RNA berkecapatan 10-3 sampai 10-4. Karena itu, tidak bisa dimungkiri bahwa virus penyebab SARS adalah Coronavirus yang sudah bermutasi.

Panjang genom Coronavirus berkisar antara 27 sampai 32 kilobasa. Genom ini membentuk protein-protein pembentuk tubuh virus seperti fosfoprotein N, glikoprotein M, protein E, protein S, dan glikoprotein HE, dan prtotein-protein atau enzim-enzim yang perlu untuk replikasi virus itu sendiri.

Selain menginfeksi manusia, Coronavirus juga menginfeksi binatang seperti babi, anjing, kucing, tikus, kelinci, sapi, dan ayam. Pada binatang-binatang ini, infeksi virus ini umumnya juga menyebabkan gejala gangguan pernapasan (pneumonia) seperti halnya pada manusia.

Namun virus ini sangat host-specific, sehingga Coronavirus yang menginfeksi salah satu binatang hanya menginfeksi binatang tersebut. Virus tersebut tidak bisa menginfeksi binatang lain dan bahkan manusia.

Virus ini tidak stabil di udara, dan hanya mampu hidup selama 3 jam, sehingga kecil sekali kemungkinan penularan lewat udara. Kemungkinan besar penularan virus ini adalah lewat bersin atau batuk dari orang yang terinfeksi kepada orang yang dekat dengannya.

Replikasi Coronavirus
Kebanyakan Coronavirus hanya menginfeksi sel dari species induknya dan species yang berhubungan dekat dengan induknya. Pada sel induk tersebut, Coronavirus hanya bisa berkembang-biak pada jaringan tertentu saja. Artinya, sel dan jaringan untuk perkembang-biakan virus ini sangat spesifik. Kespesifikan ini ditentukan oleh sifat dan distribusi molekul reseptor dari pihak sel dan variasi sekuen “Protein S” dari pihak virus itu sendiri.

Replikasi Coronavirus berlangsung di sitoplasma sel dan virus ini juga bisa berkembang-biak di sel yang sudah diambil nucleus-nya (enucleated cells). Dalam percobaan di luar tubuh (in vitro), actinomycin D bisa menghambat replikasi Coronavirus di dalam sel. Namun belum ada studi tentang efektifitas antibiotik ini secara klinis. Karena itu, belum ada keputusan apakah antibiotik bisa menekan perkembang-biakan virus ini di dalam tubuh manusia.

Proses replikasi Coronavirus secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut. Pertama-tama virus mengikat sel melalui interaksi antara “Protein S” dan reseptor. Setelah itu virus masuk ke dalam sel dan genom RNA virus keluar dari selaput virus. Kemudian sebagian genom RNA berfungsi sebagai mRNA dan sebagian sebagai templet untuk sintesa RNA negatif.

Genome yang berfungsi sebagai mRNA ditranslasikan menjadi berbagai protein-protein. Diantara protein-protein ini, ada yang berfungsi untuk pembentuk tubuh virus dan ada yang berfungsi untuk proses replikasi/multiplikasi RNA.

Sementara sebagian genome RNA lainnya digunakan untuk sintesa RNA negatif. RNA negatif ini, kemudian dijadikan templet lagi untuk sintesa RNA positif. Demikian seterusnya proses ini berlangsung berulangkali. Dengan proses ini akhirnya RNA positif yang menjadi genom akan bertambah banyak. RNA positif yang sudah dimultiplikasi dibungkus oleh protein-protein pembentuk tubuh virus, sehingga terbentuk virus baru (progeny). Virus baru ini akhirnya keluar dari sel dan memiliki fungsi sebagai virus biasa yang bisa menginfeksi sel berikutnya.

Mutasi Coronavirus
Mutasi virus RNA, tidak hanya Coronavirus, biasanya terjadi pada saat proses replikasi RNA. Pada proses ini, RNA negatif disintesa dari RNA positif atau sebaliknya. Sintesa ini dilakukan oleh enzim RNA polimerase dan sekuen RNA yang disintesa adalah yang komplemen dengan templet.
Pada saat sintesa RNA ini, RNA polimerase terkadang salah baca sehingga yang terbentuk bukanlah sekuen yang komplemen dengan templat. Alhasil, sekuen yang terbentuk adalah yang sudah termutasi.

Untuk virus DNA, dimana yang berperan adalah DNA polimerase, kesalahan yang sama juga terjadi. Tatapi kesalahan ini bisa diperbaiki, karena untuk replikasi DNA ada enzim exonuclease yang berfungsi sebagai “proof-reading” atau “error correction”. Artinya, kalau ada sekuen yang disintesa tidak komplemen dengan template, enzim exonulease ini akan membuang sekuen terebut, dan baru kemudian proses sintesa jalan kembali.

Perbedaan inilah sebenarnya yang menyebabkan virus RNA, yang di dalamnya termasuk Coronavirus, bermutasi jauh lebih cepat daripada virus DNA.

Nah sejauh mana Coronavirus yang diduga sebagai penyebab SARS ini bermutasi? Hasil analisa tim dari The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), Amerika Serikat, menunjukan bahwa gen protein dari protein-protein yang membentuk tubuh Coronavirus penyebab SARS jauh berbeda dengan Coronavirus yang diketahui selama ini, baik dibandingkan dengan virus yang menginfeksi manusia maupun binatang.

Berdasarkan antigennya Coronavirus dibagi atas tiga kelopmpok. Lebih terperinci lagi, hasil analisa gen dan asam amino pembentuk protein N, protein S, dan protein M menunjukan bahwa Coronavirus SARS terpisah dari ketiga kelompok ini. Artinya, Coronavirus yang menjadi penyebab SARS adalah jenis Coronavirus yang baru yang merupakan hasil dari mutasi. Dan virus ini diberi nama virus SARS.
komentar | | Selengkapnya...

Popular Post

 
Tentang Saya | Contact Us | Privacy Policy | Catatan | Disclaimer | Donatur Situs
Copyright © 2013-2017. Situs Nama Obat . All Rights Reserved.
Design Template by Situs Nama Obat | Support by creating website | Powered by Blogger