Myloxan Suspensi Forte 150 ml, Informasi obat kali ini akan menjelaskan jenis obat maag dan perih, yang diantaranya menjelaskan dosis obat, komposisi atau kandungan obat, manfaat atau kegunaan dan khasiat atau dalam bahasa medis indikasi, aturan pakai Myloxan Suspensi Forte, cara minum/makan atau cara menggunakannya, juga akan menerangkan efek samping atau kerugian, pantangan atau kontra indikasi serta bahayanya, over dosis atau keracunan, dan farmakologi serta meknisme kerja dan harga dari obat Myloxan Suspensi Forte, dan inilah penjelasannya:
MYLOXAN FORTE
GOLONGAN
Obat Bebas
KANDUNGAN
Per 5 mL : Mg(OH)2 250 mg, Al(OH)3 gel kering 250 mg, Simetikon 50 mg.
INDIKASI
Refluks esofagitis, tidak bisa mencerna asam.
Rasa panas pada ulu hati, rasa tidak enak pada perut, menghilangkan gejala-gejala kelebihan asam yang berhubungan dengan diagnosis ulkus peptikum, gastritis, esofagitis peptikum, & hernia hiatus, untuk meringankan atau menghilangkan gejala-gejala adanya gas, nyeri setelah operasi karena adanya gas atau untuk pemeriksaan endoskopik.
PERHATIAN
Insufisiensi ginjal, terapi jangka panjang.
Interaksi obat :
mempengaruhi absorpsi Meksiletin, Klorpromazin, Diflunisal, Ketokonazol, Penisilamin, Pivampisilin, Fe, Tetrasiklin, Digoksin, INH, Warfarin, antagonis reseptor H2.
alkalisasi urin bisa meningkatkan Quinidin dalam plasma.
EFEK SAMPING
Jarang : sulit buang air besar, diare, hipofosfatemia (pada pemakaian jangka panjang).
KEMASAN
Suspensi forte 150 mL.
DOSIS
1-2 sendok teh diberikan 1 jam setelah makan & pada malam hari sebelum tidur.
PENYAJIAN
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)
HARGA :
Rp. -
PABRIK
Mecosin.
MYLOXAN FORTE
GOLONGAN
Obat Bebas
KANDUNGAN
Per 5 mL : Mg(OH)2 250 mg, Al(OH)3 gel kering 250 mg, Simetikon 50 mg.
INDIKASI
Refluks esofagitis, tidak bisa mencerna asam.
Rasa panas pada ulu hati, rasa tidak enak pada perut, menghilangkan gejala-gejala kelebihan asam yang berhubungan dengan diagnosis ulkus peptikum, gastritis, esofagitis peptikum, & hernia hiatus, untuk meringankan atau menghilangkan gejala-gejala adanya gas, nyeri setelah operasi karena adanya gas atau untuk pemeriksaan endoskopik.
PERHATIAN
Insufisiensi ginjal, terapi jangka panjang.
Interaksi obat :
mempengaruhi absorpsi Meksiletin, Klorpromazin, Diflunisal, Ketokonazol, Penisilamin, Pivampisilin, Fe, Tetrasiklin, Digoksin, INH, Warfarin, antagonis reseptor H2.
alkalisasi urin bisa meningkatkan Quinidin dalam plasma.
EFEK SAMPING
Jarang : sulit buang air besar, diare, hipofosfatemia (pada pemakaian jangka panjang).
KEMASAN
Suspensi forte 150 mL.
DOSIS
1-2 sendok teh diberikan 1 jam setelah makan & pada malam hari sebelum tidur.
PENYAJIAN
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)
HARGA :
Rp. -
PABRIK
Mecosin.
home
Home