Mylanta Cairan 150 ml Sirup Atau Suspensi, Informasi obat kali ini akan menjelaskan jenis obat esofagitis dan maag, yang diantaranya menjelaskan dosis obat, komposisi atau kandungan obat, manfaat atau kegunaan dan khasiat atau dalam bahasa medis indikasi, aturan pakai Mylanta, cara minum/makan atau cara menggunakannya, juga akan menerangkan efek samping atau kerugian, pantangan atau kontra indikasi serta bahayanya, over dosis atau keracunan, dan farmakologi serta meknisme kerja dan harga dari obat Mylanta, dan inilah penjelasannya:
MYLANTA
GOLONGAN
Obat Bebas
KANDUNGAN
Per 5 ml : Mg(OH)2 200 mg, Al(OH)3 200 mg, Simetikon 20 mg.
INDIKASI
Refluks esofagitis, tidak bisa mencerna asam.
Rasa panas pada ulu hati, rasa tidak enak pada perut, hiperasiditas yang berhubungan dengan diagnosis ulkus peptikum, gastritis, esofagitis peptikum, & hernia hiatus, untuk mengurangi atau menghilangkan gejala-gejala dari kembung (gas), nyeri setelah operasi karena gas atau untuk penggunaan pada pemeriksaan endoskopik.
PERHATIAN
Gangguan fungsi ginjal.
Interaksi obat :
mempengaruhi absorpsi obat-obatan, terutama Fe, Tetrasiklin, Simetidin, Digoksin, INH, Warfarin, antagonis reseptor H2.
alkalisasi urin bisa meningkatkan Quinidin dalam plasma.
EFEK SAMPING
Jarang: susah buang air besar, diare.
Hipofosfatemia (pada pemakaian jangka panjang).
KEMASAN
Cairan 150 mL.
DOSIS
1-2 sendok teh diberikan 1 jam sesudah makan dan sebelum tidur.
PENYAJIAN
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)
HARGA :
Rp. 28.463/kemasan
PABRIK
Pfizer
MYLANTA
GOLONGAN
Obat Bebas
KANDUNGAN
Per 5 ml : Mg(OH)2 200 mg, Al(OH)3 200 mg, Simetikon 20 mg.
INDIKASI
Refluks esofagitis, tidak bisa mencerna asam.
Rasa panas pada ulu hati, rasa tidak enak pada perut, hiperasiditas yang berhubungan dengan diagnosis ulkus peptikum, gastritis, esofagitis peptikum, & hernia hiatus, untuk mengurangi atau menghilangkan gejala-gejala dari kembung (gas), nyeri setelah operasi karena gas atau untuk penggunaan pada pemeriksaan endoskopik.
PERHATIAN
Gangguan fungsi ginjal.
Interaksi obat :
mempengaruhi absorpsi obat-obatan, terutama Fe, Tetrasiklin, Simetidin, Digoksin, INH, Warfarin, antagonis reseptor H2.
alkalisasi urin bisa meningkatkan Quinidin dalam plasma.
EFEK SAMPING
Jarang: susah buang air besar, diare.
Hipofosfatemia (pada pemakaian jangka panjang).
KEMASAN
Cairan 150 mL.
DOSIS
1-2 sendok teh diberikan 1 jam sesudah makan dan sebelum tidur.
PENYAJIAN
Dikonsumsi pada perut kosong (1 atau 2 jam sebelum/sesudah makan)
HARGA :
Rp. 28.463/kemasan
PABRIK
Pfizer
home
Home